Selasa, 11 November 2014

TUGAS AKHIR Della Agatha 705140024



Perkembangan Kreativitas pada Anak
Latar Belakang Masalah
     Kreativitas itu berkaitan dengan perkembangan kognitif suatu anak karena kreativitas itu adalah pemikiran yang berbeda dari yang sudah ada, atau mengembangkan sesuatu yang sudah ada lebih menarik dan bermanfaat. Suatu kekreativitasan itu sangatlah penting, untuk menciptakan suatu hal yang baru dan berguna untuk masa depan kita.

Rabu, 05 November 2014

Latihan 17 Della Agatha 705140024

Peran Keluarga

Latar Belakang Masalah
     Dalam kehidupan manusia, keluarga itu sesuatu hal yang terpenting. Tanpa keluarga, kita bukanlah apa-apa. Dari kecil hingga dewasa, kita telah dirawat oleh Bapak dan Ibu yang kita sebut sebagai keluarga inti. Mereka merawat kita dengan penuh kasih sayang. Tidak perduli apa kesalahan kita yang telah kita lakukan dari dulu hingga sekarang.

Sabtu, 04 Oktober 2014

(Pertemuan kesepuluh) Eksistensialisme menurut Kirkkegaard dan Jean Paul Sartre

Jean Paul Sartre

Jumat, 3 Oktober 2014. Pembelajaran di bahas oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor mengenai Eksistensisme menurut Kirkegaard dan Jean Paul Sartre.
EKSISTENSISME MENURUT KIRKEGAARD
  • Pokok utama eksistensisme adalah manusia dan cara keberadaannya di tengah makhluk lainnya. Jiwa eksistensialisme ialah pandangan manusia sebagai eksistensi. 

Kamis, 02 Oktober 2014

(Pertemuan kesembilan) Filed Trip Kampung Betawi

halo teman !!
hari ini Kamis, 2 Oktober 2014. kali ini, kami pergi Field Trip untuk perkuliahan hari ini. Yang menyangkut Manusia dan Etos Kerja.

Sabtu, 27 September 2014

(Pertemuan kedelapan) Kebebasan, Manusia & Afektivitasnya



Ditanggal 26 september 2014 ini,kami mempelajari Refleksi filosofis tentang (1) kebebasan,(2) manusia dan afektivitasnya ,(3) badan dan kebebasan,dan (4) Pengetahuan dan Intelegensi Manusia
(KEBEBASAN)
JIWA DAN KEBEBASAN
  • Eksistensi jiwa dalam tubuh memampukan manusia untuk menghadirkan diri secara total di dunia dan memungkinkan manusia menentukan perbuatannya. Dalam fungsi menentukan perbuatan, jiwa berhubungan dengan kehendak bebas.

(Pertemuan ketujuh) Jiwa dan Badan

JIWA DAN BADAN
  •  Badan dan Jiwa adalah satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia. Kesatuan keduanya membentuk keutuhan pribadi manusia. 
  • ada dua aliran didalam badan dan jiwa yng bertolak belakang , yaitu :

Jumat, 26 September 2014

Cerita Imajinatif mengenai jiwa dan badan

Ini cerita imajinatif dari kelompok ku (ECSO) , yang mengenai membelajaran kami "Jiwa dan Badan"

Suatu hari Badan pulang ke rumah dengan hati bersedih, dan marah. Saat itu ada jiwa sedang duduk nonton tv. Kemudian Jiwa menyapa badan.

Kamis, 25 September 2014

(Pertemuan keenam) Etika & Moral, dan Filsafat Manusia

pertemuan keenam ini tanggal 23 september 2014 sih, tapi hari ini aku baru bisa ngepost nih teman..hehe... di pertemuan kali ini aku bakalan bahas materi "Etika dan Moral, dan Filsafat Manusia".

ETIKA DAN MORAL 

     1)Pengertian Etika
* Etika percabangan dari filsafat yang disebut filsafat moral. Secara etimologis, etik berasal dari kata Yunani = Ethos yang berarti watak  dan Moral berasal dari kata Latin = Mos (tunggal), Moris (jamak) yang berarti kebiasaan.
* Etika atau moral dalam bahasa indonesia diartikan sebagai kesusilaan. Obyek material dari etika adalah tingkah laku atau perbuatan manusia. Obyek formal dari etika adalah kebaikan dan keburukan atau bermoral dan tidak bermoral dari tingkah laku tsb.
* Etila menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :
   - Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak),
   - Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak,
   - Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

  • Etika dibedakan menjadi dua, yaitu :
1. Etika Perangai
     Adat istiadat atau kebiasaan yang menggambarkan perangai manusai dalam hidup bermasyarakat di daerah-daerah tertentu, pada waktu tertentu juga. Berlaku karena sudah dari dulu seperti itu. Seperti : berbusana adat, upacara adat, pergaulan muda mudi, perkawinan semenda.

2. Etika Moral
    Berkenaan dengan kebiasaan berperilaku baik dan atau salahberdasarkan kodrat manusia. Apabila dilanggar, maka muncullah kejahatan. Seperti : berkata dan berbuat jujur, menghargai hak orang ;ain, menghormati orang tua dan guru.


ARTI ETIKA
  • Etika sebagai ilmu : Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral.
  • Etika sebagai kode etik : Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak.
  • Etika sebagai sistem nilai : Nilai mengenai benar-salah yang dianut oleh suatu golongan atau masyarakat.

 OBYEK MATERIAL & OBYEK FORMAL ETIKA
  • Objek material = suatu hal yang dijadikan sasaranpemikiran, suatu hal yang diselidiki, atau suatu hal yang dipelajari. objek ini bersifat konkret atau abstrak.
  • Objek material etika =  tingkah laku atau perbuatan manusia. yang dilakukan secara sadar.
  • Objek formal = cara memandang atau meninjau yang dilakukan seorang peneliti/ilmuwan terhadap objek materialnya serta prinsip-prinsip yang digunakannya.
  • Objek formal etika = kebaikan dan keburukan, atau bermoral tidak bermoral dari tingkah laku tersebut.
     2) Tujuan Belajar Etika
  • Untuk menyamakan presepsi tentang penilaian perbuatan baik dan perbuatan buruk bagi setiap manusia dalam ruang dan waktu tertentu. 
  • Sebagai ilmu, etika bersifat kritis dan metodis.
     3) Sistematika Etika
  • Etika Deskriptif :
- etika ini membahas tentang apa yang dipandangnya.- etika deskriptif melukiskan tingkah laku moral dalam arti luas.
- etika deskriptif mempelajari moralitas yang terdapat pada individu dan kebudayaan atau subkultural tertentu, atau dalam suatu periode sejarah.
  •  Sejarah Kesusilaan
- menyelidiki pendirian-pendirian mengenai baik-buruk yang manakah, norma-norma kesusilaan yang manakah yang pernah berlaku, dan cita-cita kesusilaan yang manakah yang dianut oleh bangsa-bangsa tertentu.
  • Fenomenologi kesusilaan
- Fenomenologi berasal dari kata Fenomenon, yang berarti sesuatu yang tampak, yang terlihat karena bercahaya (sering disebut gejala). dan logos yang berarti uraian atau percakapan.
- jadi, fenomenologi adalah uraian atau percakapan tentang fenomenon atau sesuatu yang sedang menampakkan diri, atau sesuatu yang sedang menggejala.
  • Etika Normatif (berbicara mengenai norma)
  • Metaetika
- Meta berasal dari bahasa yunani yang mempunyai arti "melebihi","melampaui","setelah","di luar","tentang".
- Metabahasa bergerak pada taraf lebih tinggi daripada prilaku etis.
  • Etika Umum
- Etika umum mempertanyakan prinsip-prinsip dasar  yang berlaku bagi segenap tindakan manusia.
  • Etka Khusus
- Etika khusus membahas prinsip-prinsip moral dasar itu dalam hubungan dengan kewajiban manusia dalam berbagai lingkup kehidupanny, atau etika khusus  menerapkan prinsip-prinsip dasar pada setiap bidang kehidupan manusia.
- Karena sifatnya yang "menerapkan", etika ini juga disebut sebagai "etika terapan".
  • Etika Profesi
- etika profesi adalah etika sosial yang menyangkut hubungan antar manusia dalam satu lingkup profesi  dan masyarakat pengguna profesi tersebut.
  • Kode Etik
- kode etik yaitu norma atau asas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari dimasyarakat maupun ditempat kerja.

     4) Aliran Dalam Etika
- Eudemonisme berasal dari bahasa Yunani = eu+daimon = roh atau semangat yang baik. Pandangan aliran ini menekankan bahwa kebaikan tertinggi manusia terletak pada kebahagiaan atau situasi yang secara umum baik.
- Aliran Pemikiran Etika :
* Hedonisme : (dari bahasa Yunani = hedone yang berarti kenikmatan atau yang menyenangkan)
* Egoisme : kesenangan dan kebaikan  diri sendiri menjadi terget usaha seseorang dan bukan kebaikan orang lain.
* Utilitarianisme : kesenangan atau kenikmatan manusia dilihat sebagai sesuatu yang baik dalam dirinya , sedangkan penderitaan dan sakit adalah buruk dalam dirinya.
* Deontologisme : etika kewajiban yang didasarkan pada intuisi manusia tentang prinsip-prinsip moral.

     5) Beda etika dan moral
* Etika berasal dari bahasa Yunani "ethos" artinya adat kebiasaan. Moral berasal dari bahasa Latin "mos" artinya adat kebiasaan. keduanya memiliki arti sama. tapi berbeda hanya di asal bahasa.

     6) Beda etika dan hukum
- hukum lebih dikodifikasi daripada etika : etika tidak dikodifikasi.

     7) Beda etika dan agama
- bertitik tolak pada akal pikiran, bukan agama.


FILSAFAT MANUSIA
  • Filsafat berasal "philein" yang berarti  mencintai dan "sophia" yang berarti kebijaksanaan.
  • Filsafat sebaga filsafat manusia ini dapat dikatakan sebagai ; hasil perenungan, kritik, dan ilmu yang berusaha mencari kebenaran secara metodik, sistematis, rasional,runtut, radikal, dan bertanggung jawab. 
Pembagian Filsafat :

   =>  Philosophy : 1 . Metephysics : 1. General : - Ontology
                                                                        
                                                       2. Speciakl : - Cosmology
                                                                            - Theodicy
                                                                            - Psychology
                          2. Epistemology
                          3. Logic
                          4. Ethics
  • Filsafat manusia ini mengupas apa arti manusia/menyoroti hakikat atau esensi manusia, memikirkan tentang asal usul manusia, hakikat manusia, da reatilas eksistensi manusia,. Filsafat manusia ini berasal dari hasrat untuk thu siapa dan apakah manusia.
  • Maka dari itu, filsafat manusia menanyakan pertanyaan krusial tentang dirinya sendiri dan secara bertahap memberi jawaban bagi diri sendiri.
  • Manusia adalah makhluk yang mampu dan wajib (sampai tingkat tertentu) menyelidiki arti yang dalam dari "yang ada". JAdi manusia perlu mempelajari Filsafat manusia karena manusia bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri.
  • Berfilsafat tentang manusia sulit karena ; 
          - Seolah-olah tak berguna,
          - Zaman sekarang banyak ilmu yan mengkati manusia yang memperkaya dan memperdalam                 pengetahuan tentang manusia,
         - Para filsuf saling bertentangan, mengenai benar atau salah,
  • Berfilsafat masih sangat perlu dan sangat mungkin , karena :
         - Pandangan yang bertentangan antar filsuf dapat diatasi dan diperdamaikan,
         - Kesalahan para filsuf yang masih dipertanyakan dapat dikoreksi lagi,
         - Konsepsi mereka begitu mendalam dan holistik.
  • Metode Filsafat manusia sama dengan filsafat pada umumnya, yaitu Refleksi, analisa transendental dan sintesa, juga eksistensif,intensif, dan kritis.
  • Objek filsafat dibagi menjadi dua, yaitu : material (manusia) dan formal (esensi manusia, strukturalnya yang fundamental. 
  • Strukur fundamental bukan fisik melainkan struktur metafisik yakni intisari, struktur dasar, bentuk terpenting manusia, dinamisme primodial manusia yang diketahui melalui daya pikir, bukan penginderaan. 
  • Kata Max Scheler dan Heidegger : Tak ada zaman, seperti zamansekarang di mana manusia menjadi pertanyaan bagi dirinya sendiri atau menjadi problematik bagi dirinya. Tak ada pula masa di mana di tengah kemajuan yang pesat mengenai manusia, manusia lah paling kurang tahu tentang dirinya dan tentang identitasnya. 
  • Kata A. Heschel tentang filsafat manusia dalam "Who is man?" Standford University Press, 1965 : Filsafat mempunyai perhatian terhadap manusia dalam totalitasnya, bukan dalam aspek ini atau itu. Setiap ilmu terspesialis (antarpologi, linguistik, fisiologi, kedokteran, psikologi, sosiologi, ekonomi, ilmu politik), betapapun kerasnya usaha mereka, mereka tetap membatasi totalitas dari individu dengan memandangnya dari segi salah satu fungsi, atau dari dorongan tertentu. 
  • Pertanyaan mengenai manusia berasal dari  : 
          - kekaguman          - delusi
          - ketakjuban           - pengalaman negatif
          - frustasi
  • Refleksi filosofis tentang manusia dapat tumbuh dari pengalaman akan kehampaan, alienasi, rutinitas, dan absurditas sebagaimana digambarkanoleh Albert Camus.
  • Dalam filsafat manusia membahas mengenai :
          - mencari kekhasan,
          - manusia sebagai "ada-di-dunia",
          - evolusi,
          - antarsubyektivitas,
          - manusia sebagai eksistensi bertubuh,
          - transendensi,
          - manusia sebagai roh,
          - pengetahuan manusia, 
          - kebebasan,
          - kesejarahan/historisitas,
          - kebudayaan, sains, dan teknologi,
          - dimensi antropologis dari pekerjaan,
          - manusia sebagaipribadi/pesona,
          - kematian dan harapan.

Sumber : Power Point perkuliahan filsafat di Universitas Tarumanagara

Selasa, 23 September 2014

(Pertemuan Kelima) Silogisme, Kesesatan Pikiran

Dihari ini, senin, 22 september 2014 . kami membahas (1) Silogisme, (2)Kesesatan Pikiran(Fallacia), dan sebagian (3) Etika. Yang di terangi oleh pak Raja, karena beliau tidak dapat hadir, Pak Mikha menggantikan beliau untuk menerangkan bahan ini kepada kami.

SILOGISME 
  • Silogisme adalah suatu simpulan dimana dari dua putusan (premis-premis)  disimpulkan suatu putusan yang baru. Jika premis benar, maka simpulannya benar.
  • Ada dua macam silogisme, yaitu :
- Silogisme Kategoris : silogisme yang premis dan simpulannya adalah putusan kategoris (pernyataan tanpa syarat). Simpulan silogisme menggunakan kata : karena itu, maka dari situ, dll.
Cth : makhluk hidup itu manusia
         ani adalah manusia
         maka, ani itu makhluk hidup
- Silohisme Kategoris majemuk : bentuk yang premis-premisnya sangat lengkap, lebih dari tiga premis. jenis-jenisnya : 1) Epicherema (premis-premis yang disertai alasan), 2) Enthymema (silogisme yang penalarannya tidak mengemukakan semua premis secara eksplisit, 3) Polisilogisme (deretan silogisme dimana simpulan silogisme yang satu enjadi premis untuk silogisme yang lain), 4) Sorites (silogisme yang premisnya lebih dari dua.


KESESATAN PEMIKIRAN (FALLACIA)
  • Fallacia adalah kesalahan pemikiran dalam logika, bukan kesalahan fakta, tapi kesalahan atas kesimpulam karena penalaran yang tidak sehat.
  • Klasifikasi adalah kesesatan formal dan kesesatan informal. Kesesatan formal yaitu pelangaran terhadap kaidah logika, kesesatan yang menyangkut kesesatan dalam bahasa.
  • Amfiboli adalah kesesatan yang dikarenakan struktur kalimat bercabang. 
  • kesesatan aksen/prosodi adalah kesesatan karena penekanan yang salah dalam pembicaraan.
  • kesesatan bentuk pembicaraan adalah kesesatan karena orang menyimpulkan kesamaan konstruksi.
  • kesesatan aksiden adalah kesesatan yang aksidentalnya dikacaukan dengan hal yang hakiki.
  • kesesatan karena alasan yang salah adalah konklusi ditarik dari premis yang tak relevan.
KESESATAN PRESUMI
  • Generalisasi tergesa-gesa . cth : orang batak jago berdebat.
  • non sequitur (belum tentu). cth : memang saya tidak lulus karena beberapa hari yang lalu saya berdebat dengan dosen tersebut. 
  • analogi palsu : sperti membuat pernyataan pesamaa yang tidak ada benarnya.
  • penalaran melingkar (petito principii) : seperti memutar-mutar kalimat pernyataan,
  • deduksi cacat : pernyataan umum yang mengujungkan ke khusus, tetapi di khususnya tidak seperti yang umum. 
  • pikiran simplistis. cth : karena ia tidak beragama, maka ia pasti tidak bermoral.


catatan : etika dan moral bakalan aku post di pertemuan enam ya teman-teman. soalnya etika dan moral di jelaskan lanjutannya di pertemuan ke enam. thank you ...

Sumber : Power Point perkuliahan filsafat di Universitas Tarumanagara

Jumat, 19 September 2014

(Pertemuan Keempat) Kebenaran, Critical Thinking, Subyektivisme dan Obyektivisme, Logika, Konfirmasi, Inferensi, dan Telaah Konstruksi Teor

halo semua!
hari ini 19 september 2014 , perkuliahan dibagi menjadi empat sesi. dengan pembahasannya, yaitu : (1) Kebenaran, (2) Critical Thinking, (3) Subyektivisme dan Obyektivisme, (4) Logika, (5) Konfirmasi, Inferensi, dan Telaah Konstruksi teori.

KEBENARAN
  • Kebenaran ini sangat penting untuk menilai sifat atau kualisasi dari suatu proposisi (pernyataan) atau makna/isi. Pengetahuan bisa dinilai benar salah, karena pengetahuan pada dasarnya merupakan gabungan dan perpaduan dari sistim pernyataan. 
  • Presepsi tidak dapat disebut benar atau salah. Yang bisa disebut benar atau salah adalah isi pernyataan tentang apa yang dipresepsikanya. yang bisa di sebut benar atau salah adalah orang yang mempresepsikanya.

Kamis, 18 September 2014

(Pertemuan Ketiga) Epistemologi dan Kebenaran

Hari ini kamis, 18 September 2014

halo !!
berjumpa kembalii !!
hari ini saya akan mere-view kembali apa yang telah saya dapat tadi di kelas. Yang di sampaikan oleh Bapak Carolus Suharyanto dan Mikha Agus Widiyanto, M. Pd. Yang dimana hari ini mempelajari mengenai Epistemologi dan Kebenaran.

  • Epistemologi berasal dari bahasa Yunani episteme (pengetahuan) dan logos(kata/pembicaraan/ilmu) adalah cabang filsafat yang berkaitan dengan asal,sifat,karakter, dan jenis pengetahuan. Ilmi pengetahuan yang berhubungan dengan hakikat, pengandaian-pengandaian, dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pernyataan ini diperoleh manusia melalui akal dan panca indra, dengan berbagai metode. Epistemologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari secara kritis tentang sumber, struktur, kebenaran pegetahuan, normatif dan evaluatif mengenai proses bagaimana pengetahuan itu diperoleh oleh manusia.

(Pertemuan Kedua) Percabangan Filsafat

Selasa, 16 September 2014

Di hari selasa ini kami mempelajari tentang Percabangan Filsafat yang di sampaikan oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor.

  • Pada awalnya Filsafat mencangkup seluruh ilmu pengetahuan, yang semaking rasional dan sistematis. Karena pengetahuan manusia semakin luas dan betambah banyak khusus, sehingga memunculkan ilmu yang memisahkan filsafat, yang disebut Cabang Filsafat.

Perkenalan dengan Filsafat

Senin, 15 September 2014

Hari ini adalah blok kedua pada semester pertama di Fakultas Psikologi Untar. Kami yang satu angkatannya terdiri dari 170-an mahasiswa berkenalan dengan tim dosen pengajar filsafat, tim dosen memperkenalkan mereka masing-masing yang terdiri dari 4 Dosen ;
1. Dr. Raja Oloan Tumanggora (ROT)
2. Carolus Suharyanto, Lic. Theol. (CS)
3. Mikha Agus Widianto, M.Pd (MAW)
4. Bonar Hutapea, M.Si. Psi. (BNH)

Rabu, 17 September 2014

Biodata Diri

Halo semua ! jujur sih yaaa, aku ga bisa kereatif-kreatif banget nihh, jadi yah kalo biodata diri ku cuma segitu, ya maklumi yahh...
Kenalinya, nama ku Della Agatha, lahir di Putussibau Kalimantan Barat tanggal 20 Desember 1996. Hobi ku nonton dan membaca komik. SD dan SMP bersekolah di Karya Budi Putussibau, SMA Santu Petrus Pontianak. Sekarang berkuliah di Universitas Tramunagara Jakarta. Dan NIM saya yaitu 705140024.    


ini kelompok ku!! haha ...kelompok ku yang bernama "ECSO" = Enthusiasthic psychology on action

Untuk sementara cuma ini yang bisa aku masuikn dlu ya foto tentang diriku. soalnya hape ku lagi bermasalah nih file fotonya ^-^