Kamis, 18 September 2014

(Pertemuan Kedua) Percabangan Filsafat

Selasa, 16 September 2014

Di hari selasa ini kami mempelajari tentang Percabangan Filsafat yang di sampaikan oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor.

  • Pada awalnya Filsafat mencangkup seluruh ilmu pengetahuan, yang semaking rasional dan sistematis. Karena pengetahuan manusia semakin luas dan betambah banyak khusus, sehingga memunculkan ilmu yang memisahkan filsafat, yang disebut Cabang Filsafat.
  • Tokoh-tokoh yang berjasa membuat pembagian ini antara lain, Aristoteles (Fils.Spekulatif/teoretis,praktika,produktif,analitika,dan dialektika), Christian Wolff (Logika, ontologi, kosmologi, psikologi, teologi naturalis, etika), Will Surant (Lohika, estetika, etika, polotika, metafisika), Eerste Nederlandse Systematich Ingerichte Encyclopaedie (Metefisika, logika, epistemologi, filsafat ilmu, filsafat naturalis, filsafat kultural, filsafat sejarah, estetika, etika, filsafat manusia), The World University Encyclopedia (sejarah filsafat, metafisika,epistemologi, logika, etika, estetika).
  • Pembagian filsafat scra umum yaitu, Etimologis : kata,pikiran, percakapan tentang pengetahuan atau ilmu pengetahuan yang muncul karena ada persoalan yang membahas tentang sumber, asal muasal, sifat dasar, batas, jangkauan, dan validitas. Pengetahuan memiliki supjek ( yang mengetahui ) dan objek ( sesuatu yang ikhwalnya kita ketahui ). Pengetahuan terdiri dari tiga bagian, yaitu biasa, ilmiah, dan filsafat. Menurut para ahli kebenaran pengetahuan itu 'tidak ada generalis pengalaman yang di benarkan scara rasional'(David Hume), 'kepercayaan yang sangat mendasar harus dibenarkan oleh argumen rasional filsafati'(Thomas Reid), dan 'manusia berusaha menakar makna dari sesuatu yang pada hakekatnya tidak bermakna'(Albert Camus). Metafisika Umum(Ontologi) , dan Metafisika Khusus(Teologi Metafisika).
Sesi kedua, pembahasan Aksiologi di bahas oleh Mikha Agus Widiyanto, S. Th. M. Pd
  • Aksiologi berasal dari bahasa yunani, yaitu Axios (nilai yang berkaitan dengan kegunaan), dan Logos (ilmu). aksiologi adalah cabang filsafat yang mempertanyakan bagaimana manusia menggukan ilmunya. Karena pengetahuan manusia cukup luas, Aksiologi adalah bagian dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik buruk, benar salah, serta tentang cara dan tujuan perbuatan manusia. Danmemberi jawaban untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu digunakan.
  • Fakta dan nilai sangat berhubungan erat. Nilai berperan dalam suasana apresiasi, sementara fakta ditemui dalam konteks depkripsi. fakta selalu mendahului nilai. Nilai kadang bersifat obyektif (jika nilai tidak tergantung pada subyek atau kesadaran yang menilai), namun kadang-kadang bersifat subyektif (jika subyek berperan dalam memberikan penilaian, yang dimana kesadaran manusia menjadi tolak ukur).
  • jika ada sesuaru yang berkaitan dengan nilai, maka ada juga nilai moral. Nilai moral memiliki kekuatan besar yang memaksa untuk menerimanya, walaupun bertentangan dengan hasrat kecendrungan dan kepentingan pribadi. Nilai moral memili ciri dan pembagian kelompoknya tersendiri.
  • Aksiologi dibagi dalan dua bagian, yaitu : 1)Etika Filsafat, dan 2)Estetika(filsafat keindahan). Nilai memiliki peranan bagikita manusia, yaitu : 'Nilai merupakan objek sejati bagi tindakan manusia', 'Nilai mengarahkan manusia dan memberi daya tarik bagi manusia dalam membentuk dirinya melalui tindakan-tindakannya','Menata hubungan sosial dalam masyarakat', dan 'Memperkuat ientitas kita sebagai manusia'.
Sekian review dari saya mengenai perkuliahan pada hari selasa,  16 september ini ^_^

Sumber : Power Point perkuliahan filsafat di Universitas Tarumanagara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar