Sabtu, 04 Oktober 2014

(Pertemuan kesepuluh) Eksistensialisme menurut Kirkkegaard dan Jean Paul Sartre

Jean Paul Sartre

Jumat, 3 Oktober 2014. Pembelajaran di bahas oleh Dr. Raja Oloan Tumanggor mengenai Eksistensisme menurut Kirkegaard dan Jean Paul Sartre.
EKSISTENSISME MENURUT KIRKEGAARD
  • Pokok utama eksistensisme adalah manusia dan cara keberadaannya di tengah makhluk lainnya. Jiwa eksistensialisme ialah pandangan manusia sebagai eksistensi. 
  • Secara etimologis, ex = keluar, sistentia(sistere) = berdiri. Manusia bereksistensi = manusia baru menemukan dirinya dengan keluar dari dirinya. seperti kita tahu kalau kita gini ketika kita bercermin. dan juga dapat dikatakan. 
  • Ciri-ciri Eksistensialisme :
          - Cara manusia berada.
          - Bereksistensi diartikan secara dinamis. Yang berarti menciptakan diri secara aktif, berbuat,                  menjadi, dan merancanakan.
          - Memberi penekanan pada pengalaman konkrit.
          - Manusia terikat pada dunia sekitarnya, khususnya pada sesama 
  • Tokoh yang bernama Soren Aabye Kierkegaard lahir di Kopenhagen, Denmark 15 Mei 1813. Belajar teologi di Univ. Kopenhagen dan tidak selesai. Saat ayah, ibu, dan 3 saudaranya meninggal, ia mengalami krisis. Karena keadaannya itu, ia sempat menjauh dari agama dan dari temannya. Pada tahun 1849 ia kembali lagi memeluk agama Kristen. Meninggal pada tahun 1855 sebagai tokoh religius di gerejanya. Aliran filsafat eksistensialisme yg berkembang 50 tahun setelah kematiannya.
  • Pokok-pokok ajaran Kierkegaard :
          - Kierkegaard tidak begitu setuju dengan Hegel. Beliau menganggap Hegel sebagai pemikir                   besar, tapi ada satu hal yang dilupakan.
          - eksistensi manusia individual dan konkret.
          - Yang ada itu adalah manusia konkret yang semua penting, berbeda, dan berdiri di hadapan                   Tuhan.       
          - eksistensi berarti bagi Kierkegaard : merealisir diri, mengikat diri dg bebas, dan                                   mempraktekkan keyakinannya dan mengisi kebebasannya.
          - Ada tiga cara bereksistensi (sikap terhadap hidup) :
1. Sikap estetis: Menikmati keindahan.
2. Sikap etis    : Sikap menerima kaidah-kaidah moral, suara hati, dan memberi arah pada hidupnya.
3. Sikap religius : Berhadapan dengan Tuhan.
  • Kierkegraard menolak pernyataan Parmenides "Berpikir sama dengan berada" karena menurutnya "percaya itu sama dengan menjadi".
  • Waktu dan keabadian : setiap orang adalah campuran dari ketakterhinggan dan keterhinggaan. Manusia adalah gerak menuju Allah. Manusia hidup dalam dua dimensi sekaligus ; KEABADIAN dan WAKTU.
  • Subyektivitas dan eksistensi sebagai tugas : Eksistensi manusia adalah tugas yang harus dijalani dengan kesejatian sehingga orang tidak tampil dengan semu. Yang dimana harus dihayati sebagai suatu yang etis dan religius. Eksistensi juga harus disertai oleh tanggung jawab.
  • Publik dan Individu : Bagi Kierkegaard, publik hanyalah abstraksi belaka, bukan realitas. Akan erbahaya bila dianggap nyata. berbahaya disini karena manusia akan membentuk kelompok, dan tidak berani untuk unjuk gigi didepan umum. dengan bersembunyi di belakang para anggota yang lain didalam kelompok. 

 EKSISTENSIALISME JEAN PAUL SARTRE
  • Jean Paul Sartre lahir di Paris tahun 1905, menjadi guru tahun 1929, dan menjadi dosen filsafat tahun 1929-1936 di Le Havre. Tahun 1941 menjadi tawanan perang. tahun 1942-1944 menjadi dosen Loycee Pasteur. Beliau banyak menulis karya filsafat karena ada dipengaruhi oleh Husserl dan Heidegger.

  • Aliran filsafat yang pokok utamanya adalah manusia dan cara beradanya yang khas de tengah makhluk lainnya. Jiwa eksistensialisme ialah pandangan manusia sebagai eksistensi.
  • Dalam Etimologis :
                                          - ex = keluar
                                          - sistentia (sistere ) = berdiri
                                          - manusia bereksistensi = manusia baru menemukan diri sebagai aku                                                       dengan keluar dari dirinya.
  • Sulit menyeragamkan definisi mengenai eksistensialisme, karena adanya perbedaan pandangan mengenai eksistensi itu sendiri. Tapi, ada satu hal yang sama, yaitu filsafat bertitik tolak pada manusia konkrit, manusia sebagai eksistensi, maka bagi manusia eksistensi mendahului esensi. 
  • Ciri eksistensialisme :
          - Motif pokok adalah eksistensi, cara manusia berada.
          - Mengartikan eksistensi secara dinamis. Yang berarti menciptakan diri secara aktif, berbuat,                 menjadi, merencanakan.
  • Pemikiran Sartre : 
          - Bagi Sartre, manusia mengadakan dengan kesadaran sebagai dirinya sendiri.
          - Untuk bereksistensi, manusia perlu untuk adanya keterbukaan.
          - Apapun makna yang diberikan pada eksistensinya, manusia sendirilah yang                                         bertanggungjawab.
          - Tanggungjawab yang menjadi beban kita jauh lebih besar dari sekedar tanggungjawab                         terhadap diri kita sendiri.
          - Dibedakan : 'berada dalam diri' = mengetahui bahwa benda itu sendiri spt, meja itu meja dan               'berada untuk diri' = sadra akan dirinya spt, cara berada manusia.
          - Manusia adalah makhluk bebas dam sebagai makhluk bebas, manusia makhluk yang                           bertanggungjawab , sehingga tidak dapat melibatkan Tuhan dalam pengambilan                                    keputusan.
          - Tanpa kebebasan eksistensi manusia menjadi absurd. Jika kebebasannya ditiadakan, maka                   manusia hanya sekedar esensi belaka.
  • Walaupun sebagai manusia yang bebas, kebebasan juga memiliki kekurangan :
          - Beberapa kenyataan,
          - Situasi,
          - Masa lalu,
          - Lingkungan Sekitar,
          - Maut.


Sumber : Power Point KBK Filsafat Universitas Tarumanagara

6 komentar:

  1. blognya sangat bermanfaat, dan tulisannya jelas serta mudah di mengerti.namun masih terlalu panjang coba di singkat lagi... aq kasih nilai 90 yah.... Tetap semangat dalam ngeblognya....

    BalasHapus
  2. bagus blognya dikasih 100 ya :)

    BalasHapus
  3. Blog nya lengkap, bagus, ak ksih 100 ya dell :)

    BalasHapus
  4. lagunya bagus bagus... isi blognya juga sesuai yang ingin saya mau. nilai 100 buat kamu dan kelompok ECSO . Gbu :)

    BalasHapus
  5. Desainnyabkeren banget nih, cuma isinya entar dilengkapin lagi ya, pengen baca postingan kamu nih, hahaha. Tetep kasih nilai 100!!!!!

    BalasHapus